Senin, 04 November 2019

TUGAS JURNAL


ARTIKEL NASIONAL DAN INTERNASIONAL SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN
1.    Artikel Nasional

1.    ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PT. BIG SURABAYA.
Penulis       : Lauw Wulandari ,Haryanto Tanuwijaya , Julianto Lemantara
Tahun        : 2010

MASALAH PENELITIAN
PT. BIG Surabaya dalam
perkembangan perusahaannya menghadapi
beberapa permasalahan dalam sistem
penggajiannya. Permasalahan pertama yang
dihadapi PT. BIG Surabaya, perhitungan dan
pengelolaan gaji karyawan masih
menggunakan bantuan microsoft excel yang
menyebabkan perhitungan gaji yang lambat
dan kurang akurat. Permasalahan kedua,
pencatatan data absensi karyawan masih
manual sehingga tingkat kesalahan atau
ketidakakuratan pencatatan waktu kerja
menjadi besar akibatnya proses perhitungan
penggajian karyawan menjadi lambat.
Permasalahan ketiga, pembuatan laporan masih
menggunakan microsoft word menyebabkan
informasi yang didapatkan kurang lengkap dan
membutuhkan waktu yang lama dalam
pencarian informasi.

METODE YANG DIUSULKAN
Menurut Hartono (1999:8), informasi
adalah data yang diolah menjadi bentuk yang
lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya. Dengan penggunaan sistem
terkomputerisasi diharapkan dapat mengatasi
masalah di dalam PT. BIG Surabaya, dimana
2 dapat membantu mempercepat perhitungan
penggajian dan perhitungan pajak di PT. BIG
Surabaya. Analisis dan perancangan sistem
informasi penggajian pada PT. BIG Surabaya
tersebut dapat memberikan suatu hasil
rancangan sistem informasi penggajian
karyawan serta membantu merancang suatu
sistem perhitungan penggajian karyawan yang
akurat.

HASIL PENELITIAN
1. Berdasarkan hasil analisis dan perancangan
sistem, desain sistem informasi penggajian
di PT. BIG Surabaya mampu
menginterprestasikan proses penggajian
secara otomatis dan objektif.
2. Hasil rancangan sistem dapat didesain
dengan multi user sesuai dengan hak akses
yang diberikan
3. Data transaksi dan absensi terintegrasi
sehingga memperoleh hasil penggajian
karyawan secara otomatis dan objektif.



2.    Sistem Informasi Penggajian Karyawan Mitra Karya Prima
Di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1 Pacitan
Penulis       : Miki Mania,  Bambang Eka Purnama,  Sukadi
Tahun        : 2016
Sumber      : https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijse/article/download/600/491

MASALAH PENELITIAN
Di Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1 Pacitan merupakan salah satu tempat
lapangan pekerjaan masyarakat sekitar sudimoro dan masyarakat luas. Di Perusahaan tersebut
masih terjadi beberapa permasalahan dalam pencatatan data gaji karyawan, khususnya karyawan
Mitra Karya Prima. Permasalahan tersebut ada karena dalam melakukan pencatatan data gaji
karyawan masih konvensional dalam buku.Pihak Admin sangat memerlukan Sistem yang dapat
mengolah data gaji perharinya dan mengoptimalkan keamanan data dalam bentuk Komputerisasi
system, agar dalam melakukan pencatatan tidak lagi melakukan kesalahan.Dengan adanya metodemetode
penelitian yang digunakan seperti observasi, wawancara, kepustakaan serta analisis sistem,
sehingga dapat menghasilkan aplikasi untuk penggajian karyawan seperti yang diharapkan.Tujuan
dari penelitian kerja praktik ini adalah Menyediakan gambaran perancangan aplikasi Sistem informasi
penggajian karyawan Mitra Karya Prima di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1 Pacitan.


METODE YANG DIUSULKAN
Pengolahan gaji pada karyawan Pusat Jawa
Bali di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1
Pacitan khususnya karyawan Mitra Karya
Prima dilakukan dengan cara konvensional
atau manual yaitu dengan terpacu pada MS
Office dan MS Excel saja, penyimpanan data
masih menggunakan data arsip sehingga perlu
waktu tenaga dan sering terjadi kesalahan ketik
dan hilangnya arsip. Oleh sebab itu
berdasarkan observasi penelitian yang
dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1
Pacitan ditemukan berbagai permasalahan
dalam penerimaan gaji karyawan.Untuk
mengimbangi kemajuan teknologi, maka perlu
adanya Sistem Informasi pengolahan gaji
karyawan yang dapat meningkatkan kualitas
kerja karyawan yang efisien. Perlu adanya
peninjauan lebih lanjut tentang sistem
pengolahan gaji karyawan. Di sini akan
dirancang dan dibuat sebuah sistem informasi
pengolahan gaji karyawan, perancangan
tersebut dimaksudkan untuk memudahkan
karyawan Mitra Karya Prima dalam
melaksanakan pengolahan gaji karyawan. Di
Perusahaan tersebut kebanyakan karyawannya
sudah lulusan sarjana dan beberapa
karyawannya berasal dari kota lain.
Dari uraian latar belakang yang telah diuraikan
maka dapat dibuat rumusan masalah yang
nantinya akan dibahas, yaitu Bagaimana
membuat sistem penggajian karyawan yang
terkomputerisasi sehingga nantinya dapat
meminimalisir kesalahan?
Penelitian akan dibatasi pada bahasan
mengenai sistem penggajian karyawan. Objek
penelitian di Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1
Pacitan, Sistem ini dibangun menggunakan
bahasa pemrograman java netbeans
7.1,MySQL sebagai databasenya, Sistem ini
dirancang berbasis desktop.
Tujuan Penelitian adalah Menghasilkan
perancangan aplikasi untuk sistem informasi
penggajian karyawan Mitra Karya Prima di
Pembangkit Listrik Tenaga Uap 1 Pacitan”.
Manfaat dari hasil penelitiaan ini yaitu
Memberi gambaran sistem kepada pihak
admin Mitra Karya Prima dalam pengolahan
data penggajian karyawan.

HASIL PENELITIAN
1. Dengan Sistem Penggajian Karyawan ini
mempermudah dan mempercepat kinerja
admin di Perusahaan tersebut.
2. Sistem informasi Penggajiani ini
mempercepat proses pencarian data.
3. Dengan Sistem Informasi Penggajian
Karyawan Mitra Karya Prima ini dapat
mempercepat proses pembuatan laporan
Rekap dalam setiap periode tertentu.
4. Sistem Penggajian yang dirancang untuk
menginputkan data karyawan dan proses
pembuatan laporan sangat sederhana,
sehingga mempermudah dalam
pengoperasiannya.

3.ARTIKEL INTERNASIONAL
3.CHALLENGES IN MANAGING GOVERNMENT PAYROLL SYSTEMS IN GHANA: THE WAY FORWARD 
Penulis : Kannyiri Thadious Banyen
Tahun : 2015

A. Masalah penelitian
Pemerintah di seluruh dunia adalah pengusaha terbesar tenaga kerja terbesar karena layanan sosial (barang publik) dan intervensi lain yang mereka berikan kepada warga negara mereka.  Ini terutama karena sifat padat karya dari kegiatan produksi pemerintah dan kebutuhan untuk memastikan tingkat pekerjaan pada tingkat yang diinginkan.  Karenanya, sejumlah besar karyawan memerlukan sistem manajemen penggajian yang sangat efektif dan efisien untuk memastikan kelancaran operasi bisnis pemerintah.  Di Ghana, Departemen Jenderal Pengendali dan Akuntan telah diberi mandat untuk mengelola semua masalah penggajian terkait pegawai pemerintah.  Mereka diharapkan, tanpa hambatan teknis, untuk membayar gaji karyawan pada saat jatuh tempo.  Dan pembayaran ini harus dipantau secara ketat oleh kepala departemen, dan lembaga (MDAS) berdasarkan informasi yang disediakan dalam voucher mekanik pengembalian (RMV).  Inti dari ini adalah untuk memastikan bahwa kelebihan pembayaran tidak dilakukan kepada individu atau kelompok, semua pengurangan yang diperlukan dilakukan pada waktu dan keadaan yang tepat, pembayaran tidak dilakukan kepada staf yang bukan milik departemen, tarif yang diijinkan untuk pembayaran tidak  melebihi dan seterusnya.

B. Metode yang diusulkan
Data untuk penelitian ini dikumpulkan terutama melalui pendekatan survei dan ini melibatkan data cross-sectional.  Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data terutama terdiri dari dua kuesioner tidak terstruktur: satu diberikan kepada para ahli tentang sistem voucher mekanik kembali dan perhitungan gaji di Ghana yang bisa berbagi pandangan ahli mereka tentang topik tersebut dan memberikan informasi yang bisa menjadi vital untuk penelitian ini,  dan yang lain yang diadministrasikan kepada pegawai negeri sipil terpilih pada daftar gaji untuk berbagi pengalaman mereka dan juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi pekerja pengontrol dan staf departemen akuntan umum yang enggan mengidentifikasi.  Ini untuk memastikan pengumpulan fakta tentang sistem voucher mekanik kembali dan perhitungan gaji di Ghana dari semua kelompok pemangku kepentingan utama untuk menarik kesimpulan yang dapat diandalkan tentang masalah penelitian.  Penelitian ini memberikan kuesioner penelitian pada 140 pegawai negeri sipil 60 pengendali dan akuntan pekerja departemen umum.  Kuesioner akan dimodelkan sepanjang kerangka tinjauan literatur.  Ini harus memastikan bahwa tinjauan pustaka memberikan titik referensi dari mana kesenjangan yang diisi oleh penelitian dapat lebih mudah diidentifikasi.  Alasan untuk menggunakan kuesioner terstruktur adalah untuk memastikan bahwa tanggapan tidak menyimpang dari ruang lingkup penelitian (Williams, et al, 2006).  Kuesioner mencakup pertanyaan tertutup dan terbuka untuk memudahkan perbandingan tanggapan dan untuk tujuan analitis, sementara memberikan ruang bagi responden untuk mengekspresikan pandangan mereka tentang beberapa masalah utama.  

C. Hasil penelitian
Temuan utama dari penelitian ini mencakup fakta bahwa, sistem voucher mekanik kembali dihadapkan dengan tantangan besar seperti keterlambatan dalam persiapan dan distribusi voucher pembayaran.  deteksi dan koreksi kesalahan yang buruk dan lambat, keberadaan nama hantu, dan korupsi massal.  Tantangan-tantangan ini telah membuat sistem voucher mekanik kembali sangat tidak menarik dan karenanya kebutuhan untuk perubahan dalam manajemen penggajian di negara ini.  Studi ini menyimpulkan bahwa terlepas dari fakta bahwa bukti empiris pada tantangan sistem pengembalian mekanik yang digunakan dalam manajemen penggajian di Ghana sedang melotot, negara itu tidak boleh terlalu cepat untuk mengadopsi sistem kupon pembayaran elektronik.  Negara ini memiliki beberapa opsi dalam upayanya untuk membuat sistem penggajian lebih efektif dan efisien.  Masing-masing opsi ini harus dinilai berdasarkan prestasi dan pilihan terbaik yang dipilih.  Ini akan sangat membantu membuat manajemen penggajian di Ghana seefisien mungkin.








Minggu, 27 Oktober 2019

Tugas Judul

Perancangan Sistem Informasi Penggajian pada PT. Samudera Bersaudara Jambi

BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
         Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi ini terus mengalami peningkatan. Hampir semua aspek kehidupan, mulai dari sosial, industri, hingga pemerintahan telah memanfaatkan fungsi teknologi dalam menjalankan aktivitas. Salah satu pemanfaatan teknologi yang banyak dipakai adalah pemanfaatan jaringan baik itu lokal (intranet) maupun secara luas (internet). Dengan menggunakan jaringan, arus informasi dapat dikirim dan diterima dengan cepat. Informasi yang diinginkan juga dapat di akses dimana pun dengan mudah.
        Untuk menghadapi persaingan dunia bisnis yang semakin lama semakin berkembang, perusahaan-perusahaan besar dituntut agar menggunakan sistem informasi yang dapat meningkatkan kinerja sebuah perusahaan, seperti sistem informasi akuntansi (SIA) yang menyajikan informasi yang dipakai oleh bagian akuntansi, sistem informasi manufaktur yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dan juga sistem informasi keuangan yang menyediakan informasi yang menyangkut keuangan perusahaan.
        Sistem informasi penggajian adalah salah satu hal yang berkaitan dengan pengelolaan kesejahteraan tenaga kerja sehingga harus di beri perhatian khusus oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuannya. Gaji memiliki arti yang sangat penting bagi karyawan karena gaji merupakan cerminan nilai atas karya, kontribusi dan kinerja mereka, baik bagi perusahaan maupun bagi mereka sendiri.
Seperti halnya sistem-sistem lain yang terdapat di perusahaan, sistem penggajian rentan terhadap berbagai bentuk penyimpangan, kesalahan manusia, bahkan ketidakandalan sistem dan ketidaktepatan sistem yang digunakan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan.
         PT. Samudera Bersaudara merupakan distributor Sepeda Motor dan sparepart Suzuki di kota Jambi. Dari hasil penuturan Bapak Asep Somad Selaku bagian HRD di perusahaan tersebut, setiap bulannya dilakukan aktifitas pengolahan data gaji karyawan berupa tunjangan, bonus dan denda yang diinputkan di ms. Excel, data denda didapatkan dari daftar ketidakhadiran karyawan, setelah itu slip gaji kemudian di cetak di kertas tiga rangkap dan diberikan ke setiap karyawan. Dari penuturan tersebut penulis menemukan beberapa masalah, daftar hadir karyawan yang masih menggunakan media kertas yang rawan terjadinya manipulasi dan bagian HRD harus melakukan pengecekan daftar kehadiran setiap bulannya untuk dapat memotong gaji berupa denda dari ketidakhadiran para karyawan yang tanpa keterangan, denda ini kemudian diinputkan pada slip gaji yang tentunya itu akan membutuhkan waktu. Sistem perhitungan gaji yang masih dibuat di ms.excel sering juga menyebabkan terjadinya kesalahan atau Human Error dalam pengetikannya dan saat pencetakan slip gaji, harus di atur terlebih dahulu agar sesuai dengan kertas. Tidak adanya sarana untuk berinteraksi antar karyawan mengakibatkan sulitnya berbagi informasi terbaru.
        Berdasarkan dari permasalahan diatas, penulis tertarik untuk merancang suatu sistem untuk mempermudah pekerjaan HRD dalam pengolahan data yang berhubungan dengan karyawan. Maka penulis mengambil judul "Perancangan Sistem Informasi Penggajían Pada PT. Samudera Bersaudara Jambi" .


1.2 PERUMUSAN MASALAH
       Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini Bagaimana Mengembangkan Sistem Informasi Penggajian pada PT. Samudera Bersaudara Jambi? "


1.3 BATASAN MASALAH
      Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis agar dapat selalų fokus pada pokok pembicaraan yang ada, maka penulis pertanyakan hal-hal berikut ini:
1. Daftar hadir karyawan yang memuat data-data yang dimuat dengan jam masuk juga jam pulang.
2. Sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemograman PHP dan basis data MySQL.
3. Sistem hanya berjalan di jaringan intranet.
4. Tunjangan, pembayaran karyawan, dan bonus.
5. Model perancangan sistem menggunakan diagram usecase, diagram aktivitas dan diagram kelas.


1.4 TUJUAN PENELITIAN
      Berdasarkan beberapa pertanyaan yang telah disampaikan sebelumnya yang ada di dalam penelitian ini. Memiliki tujuan-tujuan sebagai berikut:
1. Menganalisa sistem penggajian yang sedang berjalan seperti data karyawan, karyawan dan sistem penggajian pada PT. Samudera Bersaudara Jambi
2. Untuk memanggil sistem penggajian pada PT. Samudera Bersaudara Jambi


1.5 MANFAAT PENELITIAN
      Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah:
1. Mempermudah dan meningkatkan bagian SDM dalam hal yang terkait dengan penggajian.
2. Mempermudah karyawan dalam melakukan absensi kehadiran.
3. menyetujui contoh penerapan konsep dan implementasi di bidang pengembangan sistem informasi penggajian.

Jumat, 18 Oktober 2019

Penelitian ilmiah dan Non ilmiah

Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman serta pembuktian kebenaran ataupun ketidakbenaran suatu asumsi atas hipotesis di bidang ilmu pengetahuan. Penilitian sebagai upaya untuk memperoleh kebenaran dilakukan dengan kerangka landasan yang mengandung dua unsur penting yaitu pengamatan (observation) dan penalaran (reasioning) bagi terciptanya ilmu pengetahuan.


Berdasarkan ukuran kualitasnya, suatu penelitian dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu :
  1. Penelitian Ilmiah.
  2. Penelitian Non Ilmiah (Penelitian Tidak Ilmiah).

Sifat dari penelitian :
  • Pasif, hanya ingin memperoleh gambaran tentang suatu keadaan atau permasalahan.
  • Aktif, ingin memecahkan suatu permasalahan atau menguji suatu hipotesa.
Sedangkan dalam suatu penelitian, posisi dari peneliti pada umumnya adalah menghubungkan :
  • keinginan manusia.sebagai
  • permasalahan yang timbul.
  • ilmu pengetahuan.
  • metode ilmiah.

1. Penelitian Ilmiah.
Penelitian ilmiah adalah suatu kegiatan yang sistematik dan obyektif untuk mengkaji suatu masalah dalam usaha untuk mencapai suatu pengertian mengenai prinsip-prinsip yang mendasar dan berlaku umum mengenai masalah tersebut. Atau dengan kalimat sederhana, penelitian ilmiah adalah  suatu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan atau berlandaskan metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu kerangka landasan yang bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Metode ilmiah berlandaskan pada pemikira bahwa pengetahuan itu terwujud melalui apa yang dialami oleh pancaindera, khususnya melalui pengamatan dan pendengaran. Sehingga apabila suatu pernyataan mengenai gejala-gejala harus diterima sebagai kebenaran, maka gejala-gejala itu harus dapat diverifikasi secara empirik. Dengan demikian, setiap hukum atau teori ilmiah harus dibuat berdasarkan atas adanya bukti-bukti empirik.
Ada dua kriteria untuk menentukan kadar mutu ilmiah suatu penelitian, yaitu :
  1. Kemampuan memberikan pengertian yang jelas tentang masalah yang diteliti.
  2. Kemampuan ungtuk meramalkan : samapai dimana kesimpulan yang sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat atau waktu yang lain.
Ciri-ciri dari penelitian ilmiah :
  • Purposiveness, yaitu fokus dengan tujuan yang jelas.
  • Rigor, yaitu teliti, memiliki dasar teori dan desain metodologi yang baik.
  • Testibility, yaitu prosedur pengujian hepotesis jelas.
  • Replicability, yaitu pengujian dapat diulang untuk kasus yang sama atau yang sejenis.
  • Objectivity, yaitu berdasarkan fakta dari data aktual, tidak subyektif dan emosional.
  • Generalizability, yaitu semakin luas ruang lingkup penggunaan hasilnya semakin berguna.
  • Precision, yaitu mendekati realitas dan dapat diperkirakan peluangnya.
  • Parsimony, yaitu kesederhanaan dalam pemaparan masalah dan metode penelitiannya.
Suatu kegiatan penelitian dapat dikatakan sebagai penelitian ilmiah apabila memenuhi beberapa karekteristik keilmuan, yaitu :
  1. Sistematis, artinya suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar, dari yang sederhana sampai yang komplek.
  2. Logis, artinya suatu penelitian dikatakan benar jika dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empiris.
  3. Empiris, artinya suatu penelitian didasarkan pada pengalaman sehari-hari yang ditemukan atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai hasil penelitian.
  4. Rasional, yaitu sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia.
  5. Replikatif, artinya suatu penelitian yang pernah dilakukan harus diuji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama
2. Penelitian Non Ilmiah.
Penelitian non ilmiah adalah penelitian yang bercorak subyektif, yang mempunyai ciri-ciri :
  • dilakukan tidak sistematik.
  • data yang dikumpulkan dan cara pengumpulan data tersebut bersifat subyektif, yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti.

Perbedaan antara penelitian ilmiah dan penelitian non ilmiah.
Penelitian Ilmiah :
  • menggunakan kaidah-kaidah ilmiah, dengan mengemukakan pokok-pokok pikiran, menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan pembuktian ilmiah.
  • perumusan masalah jelas dan spesifik.
  • masalah dapat diamati dan diukur secara empiris.
  • jawaban masalah berdasarkan pada data.
  • keputusan berdasarkan logika yang benar.
  • kesimpulan yang dihasilkan terbuka untuk diuji oleh orang lain.
Penelitian Non Ilmiah :
  • tidak menggunakan metode atau kaidah-kaidah ilmiah.
  • masalah tidak selalu dapat diukur secara empiris.
  • jawaban tidak berdasarkan atas data.
  • keputusan tidak berdasarkan logika yang benar.
  • kesimpulan yang dihasilkan tidak untuk diuji ulang oleh orang lain.

Contoh Penelitian ilmiah: Suatu karya yang memiliki struktur lengkap.
Contoh Penelitian non ilmiah : Suatu karya yang bersifat dadakan atau tidak memiliki struktur seperti riset budi daya tanaman.

Minggu, 18 November 2018

TUGAS 3

DMA(Direct Memory Access)

Gambar terkait

1.     Pengertian DMA(Direct Memory Access)
Direct memory access (DMA) adalah suatu alat pengendali khusus disediakan untuk memungkinkan transfes blok data langsung antar perangkat eksternal dan memori utama, tanpa intervensi terus menerus dari prosesor.
Transfer DMA dilakukan oleh sirkuit kontrol yang merupakan bagian dari antar muka perangkat I/O. Istilah ini yang sering banyak kita ketahui adalah sebagai kontroler DMA. Kontroler DMA melakukan fungsi yang biasanya dilakukan oleh prosesor pada saat mengakses memori utama (yang sering disebut :RAM). Untuk setiap word yang ditransfer, kontroler ini menyediakan alamat memori dan semua sinyal bus yang mengontrol transfer data. Karena harus mentransfer sejumlah blok data, maka kontroler DMA harus menaikkan alamat memori untuk word yang berurutan dan mencatat jumlah transfer.

Sekalipun kontroler DMA dapat mentransfer data tanpa intervensi dari prosesor, operasinya tetap berada dibawah kontrol program yang dieksekusi oleh prosesor. Untuk menginisiasi transfer suatu blok word, prosesor mengirim alamat awal, jumlah word dalam blok, dan arah transfer. Pada saat seluruh blok telah ditransfer, kontroler tersebut memberitahu prosesor dengan memunculkan sinyal interupt. Pada saat transfer DMA terjadi, program yang meminta transfer tersebut berhenti bekerja dan prosesor dapat digunakan untuk mengeksekusi program lain. Setelah transfer DMA selesai, prosesor dapat kembali ke program yang meminta transfer tersebut.

2.    Fungsi DMA(Direct Memory Access)

Fungsi dari Direct Memory Access adalah agar CPU dapat melakukan pekerjaan atau instruksi yang berbeda ketika melakukan operasi baca tulis dari perangkat peripheral.

3.     KELEBIHAN
Adapun beberapa kelebihan dari Direct Memory Access (DMA) adalah sebagai berikut :
·   Dapat menirukan sebagian fungsi processor.
·   Dapat mengambil alih fungsi processor yang berhubungan dengan transfer data.
·   CPU dapat melakukan manajemen operasi baca tulis (transfer data) dengan baik dan juga             dapat menyelesaikan instruksi lain.
·   Mendapat informasi tentang jumlah data bit yang ditransfer , alamat dari device dan memory     yang diperlukan dan arah dari aliran data.


4.      KEKURANGAN

 Jika ada kelebihan kemungkinan ada juga kekurangan. Adapun beberapa kekurangan dari Direct  Memory Access (DMA) adalah sebagai berikut :

·      Transfer rate data terbatas
·       Masih memerlukan keterlibatan CPU, sehingga CPU menjadi lebih sibuk.

                                           

5.      Cara Kerja DMA




Selama transfer blok byte masukan, urutan berikut terjadi sebagai byte data dikirim dari antarmuka ke memori :

Antarmuka mengirimkan pengontrol DMA permintaan DMA layanan.
Permintaan Bus dibuat untuk pin terus (Tinggi aktif) pada mikroprosesor 8086 dan controller kontrol keuntungan dari bus.
Dana bantuan Bus dikembalikan ke DMA controller dari Hold Acknowledge (HLDA) pin (aktif tinggi) pada mikroprosesor 8086.
Para DMA controller tempat isi alamat register ke bus alamat.
Controller mengirimkan antarmuka pengakuan DMA, yang mengisahkan antarmuka untuk menempatkan data pada bus data. (Untuk output itu sinyal antarmuka untuk latch data berikutnya ditempatkan di bus.
Byte data ditransfer ke lokasi memori yang ditunjukkan oleh bus alamat.
Antarmuka kait data.
Permintaan Bus terjatuh, pin HOLD pergi rendah, dan controller relinquishes bus.
Hibah Bus dari mikroprosesor 8086 dijatuhkan dan pin HLDA pergi Rendah.
Register alamat bertambah oleh 1.
Jumlah byte decremented oleh 1.
Jika jumlah byte adalah bukan nol, kembali ke langkah 1, jika tidak berhenti.

Prinsip DMA

•        CPU akan mendelegasikan kerja I/O kepada DMA
•        CPU hanya akan terlibat pada awal proses untuk memberikan instruksi lengkap pada DMA dan     akhir proses saja
•        CPU dapat menjalankan proses lainnya tanpa banyak terganggu dengan interupsi

   Melaksanakan transfer data secara mandiri :

1.  DMA memerlukan pengambilalihan kontrol bus dari CPU
     2.  DMA akan menggunakan bus bila CPU tidak menggunakannya atau DMA memaksa CPU                untuk  menghentikan sementara penggunaan bus
3. Teknik cyclestealing, modul DMA mengambil alih siklus bus



Tiga langkah dalam transfer DMA:

1.    Prosesor menyiapkan DMA transfer dengan menyedia kan data-data dari perangkat,operasi yang akan ditampilkan, alamat memori yang menjadi sumber dan tujuan data, dan              banyaknya byte yang ditransfer.
2.    Pengendali DMA memulai operasi (menyiapkan bus, menyediakan alamat, menulis dan         membaca data), sampai seluruh blok sudah di transfer.
3.   Pengendali DMA meng-interupsi prosesor, dimana selanjutnya akan ditentukan tindakan       berikutnya.
Pada dasarnya, DMA mempunyai dua metode yang berbeda dalam mentransfer data. Metode yang pertama ialah metode yang sangat baku dan sederhana disebut HALT, atau Burst Mode DMA, karena pengendali DMA memegang kontrol dari sistem bus dan mentransfer semua blok data ke atau dari memori pada single burst. Selagi transfer masih
dalam prosres, sistem mikroprosessor diset idle, tidak melakukan instruksi operasi untuk menjaga internal register. Tipe operasi DMA seperti ini ada pada kebanyakan komputer.Metode yang kedua, mengikutsertakan pengendali DMA untuk memegang kontrol dari sistem bus untuk jangka waktu yang lebih pendek pada periode dimana mikroprosessor sibuk dengan operasi internal dan tidak membutuhkan akses ke sistem bus. Metode DMA ini disebut cycle stealing mode. Cycle stealing DMA lebih kompleks untuk diimplementasikan dibandingkan HALT DMA, karena pengendali DMA harus mempunyai kepintaran untuk merasakan waktu pada saat sistem bus terbuka.












REFERENSI
http://53tkj.blogspot.com/2015/08/dma-direct-memory-access.html
http://eligius-zebua.blogspot.com/2016/12/pengertian-direct-memory-access-dma.html
https://www.slideshare.net/ashwiniawatare/dma-and-dma-controller-8237

Rabu, 07 November 2018

TUGAS 2

pengertian dan contoh dari :
 -Batch System
 -Critical Section
 -Process Control Block
 -Distributed Processing
 -Handheld
 -Thread


Pengertian Batch System



Batch system adalah dimana job-job yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok kemudian setelah kelompok yang dijalankan tadi selesai maka secara otomatis kelompok lain dijalankan. jadi dengan kata lain adalah teknologi proses komputer dari generasi ke-2. yang jika suatu tugas sedang dikerjakan pada 1 rangkaian, akan di eksekusi secara berurutan. Pada komputer generasi ke-2 sistem komputer nya maasih blum dilengkapi oleh sebuah sistem operasi. Tapi, dalam beberapa fungsi sistem operasi, seperti os yang tengah berkembang pada jaman sekarang ini. Contohnya adlah FMS ( Fortarn Monitoring System ) dan IBSYS.

Contoh sebuah Batch System adalah sebuah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.


Pengertian Ctitical Section 


critical section adalah dengan mendesain sebuah protokol di mana proses-proses dapat menggunakannya secara bersama-sama.

Critical Section: Kode di mana hanya ada satu proses yang dapat dieksekusi pada satu waktu

Contoh 22.1. Critical section

        
do{

   critical section
   
}while(1)


Pengertian Proses Control Block




Process Control Block adalah informasi-informasi lain yang diperlukan SO untuk mengendalikan dan koordinasi beragam proses aktif.

Contoh PCB :
  • Status proses: status mungkin, new, ready, running, waiting, halted, dan juga banyak lagi.
  • Program counter: suatu stack yang berisi alamat dari instruksi selanjutnya untuk dieksekusi untuk proses ini.
  • CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada rancangan komputer. Register tersebut termasuk accumulator, register indeks, stack pointer, general-purposes register, ditambah code information pada kondisi apa pun. Beserta dengan program counter, keadaan/status informasi harus disimpan ketika gangguan terjadi, untuk memungkinkan proses tersebut berjalan/bekerja dengan benar setelahnya.
  • Informasi manajemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari dasar dan batas register, tabel page/halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi (lihat Bagian V, “Memori”).
  • Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu riil yang digunakan, batas waktu, jumlah akun jumlah job atau proses, dan banyak lagi.
  • Informasi status M/K: Informasi termasuk daftar dari perangkat M/K yang di gunakan pada proses ini, suatu daftar berkas-berkas yang sedang diakses dan banyak lagi.
  • PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses yang satu dengan yang lain.



Pengertian Distributed Processing



Distributed Processing adalah kemampuan menjalankan semua proses pengolahan data secara bersama antara komputer yang berfungsi sebagai pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan melalui jalur komunikasi. Setiap komputer tersebut memiliki prosesor mandiri sehingga mampu mengolah sebagian data secara terpisah, kemudian hasil pengolahan tadi digabungkan menjadi satu penyelesaian total. Jika salah satu prosesor mengalami kegagalan atau masalah maka prosesor yang lain akan mengambil alih tugasnya. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Contoh nya 
Setiap komputer tersebut memiliki prosesor mandiri sehingga mampu mengolah sebagian data secara terpisah, kemudian hasil pengolahan tadi digabungkan menjadi satu penyelesaian total. Jika salah satu prosesor mengalami kegagalan atau masalah yang lain akan mengambil alih tugasnya. 


Pengertian HandHeld



Sistem Handheld adalah sebuah system operasi yang lebih kecil dari mikrokomputer yang mempunyai memori yang terbatas, kecepatan Sistem Handheld lebih rendah dan display screen yang kecil.

Contoh nya system handheld adalah Android, Symbian.


Pengertian Thread



Thread adalah sebuah alur kontrol dari sebuah proses. Suatu proses yang multithreadedmengandung beberapa perbedaan alur kontrol dengan ruang alamat yang sama. Keuntungan dari multithreaded meliputi peningkatan respon dari user, pembagian sumber daya proses, ekonomis, dan kemampuan untuk mengambil keuntungan dari arsitektur multiprosesor. 

Contoh : secara bersamaan mengetik dan menjalankan pemeriksaan ejaan di dalam proses yang sama.


Sumber dari : 
http://onepersen4ever.blogspot.com/2014/04/pengertian-batch-system-bentuk-batch.html?m=1

blogspot.com/2011/03/critical-section.html?m=1
blogspot.com/2012/04/critical-section.html?m=1

http://opensource.telkomspeedy.com/repo/abba/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch22s02.html

http://www.kumpulancontohmakalah.com/2015/11/pengertian-proses-control-block-thread.html?m=1


www.google.co.id/amp/s/uniquesciences.wordpress.com/2012/10/04/process-control-block-pcb/amp/

http://arifbudimanhsb.blogspot.com/2016/06/distributed-processing-adalah.html?m=1


buddy.blogspot.com/2012/09/definisi-multiprogramming.html?m=1u

https://brainly.co.id/tugas/8503328

juliarnasution.blogspot.com/2015/12/pengertian-thread.html?m=1

joeshapictures.blogspot.com/2017/08/thread-dalam-sistem-operasi.html?m=1